PILWAKO 2010 adalah Perang MARKETING POLITIK

Posted: 27 April 2010 in Uncategorized

Pemilihan Walikota Manado yang kian dekat dengan analisa popularitas dan elektabiltas masing-masing para kandidat masih dalam persaingan ketat, dan masih sulit menganalisa pemenangnya, bisa diramalkan PILWAKO kali ini akan berlangsung menarik, peran Strategi dan Black campaigne serta elemen masyarakat manado yang Golput/tidak memilih juga pasti akan benar-benar menghiasi proses ini. Oleh karena itu, menurut analisa saya bahwa, Kandidat Walikota yang bisa membuat strategi marketing terbaik lewat team yang solid adalah pemenangnya. Berikut ini beberapa strategi marketing politik yaitu :
aktivitas marketing politik tidak hanya terpaku pada 2 hal mengenai ketokohan dan promotion semata tapi masih banyak yang lagi, yaitu
1. marketing politik bukan hanya sekedar komunikasi politik, menurut Lees-Marshmant (2001), dan juga tidak hanya pada momentum menjelang pilwako tetapi harus sedini mungkin, misalnya pada tahap bagaimana memformulasikan produk politik lewat penciptaan simbol, image, platform, isu politik hingga program kerja menurut firmansyah (2008)
2. strategi marketing mulai dari teknik survey, publikasi, citra kandidat, menawarkan ide dan program ke tokoh dan masyarakat umum, pembelajaran teknik orasi/pidato untuk kandidat dan tim serta desain produk figur hingga ke market intelligent dan pemrosesan informasi.
3. menerapkan marketing politik hendaknya juga melibatkan disiplin ilmu komunikasi, sosiologi, dan psikologi.
4. penerapan konsep marketing politik jangan hanya berhenti hingga pemilihan umum tapi juga harus terus berlanjut setelah itu, yaitu proses lobi-lobi politik di parlemen.
Yang pasti, saya bahwa jika masing-masing kandidat peserta pilkada ingin mendulang sukses dan meraih dukungan sebanyak-banyak dari rakyat dan masyarakat, penggunaan marketing politik (political marketing) yang efektif dan komprehensif sejak dini menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kalau tidak, kandidat siap-siap gigit jari.

Komentar
  1. Serena Serenta mengatakan:

    Menurut Pengamatan Saya Untuk Menerapkan Marketing Politik Tidak Cukup Dengan Melibatkan Ilmu Komunikasi,Sosiologi,Psikologi.Tapi Yang Paling Ampuh Adalah Melibatkan Disiplin Ilmu Logika Dan Filsafat.Disitu Bung Andhika Akan Lebih Banyak Mengetahui Apa Yang Belum Bung Andhika Tidak Tahu,Mengenai Keadaan Masyarakat Yang Sebenarnya,Yi: Apa Yang Mereka Mau.Mereka Rasa,Mereka Kehendaki.Dijamin Bung Andhika Akan Jadi Seorang Ilmuan Yang Netral Tidak Memihak.

  2. Serena Serenta mengatakan:

    Menurut Ilmu Apa saja,Kalau orang Lapar Saat Ini,Obatnya dIBeri Makan Saat Ini Juga,Jangan Tunggu Ajal Tiba. Kalau Sudah Begini, Ilmu Apapun Tidak Bisa Menolong Apalagi Program-Program Politik Dari Partai Atau Calon Walikota Yang Tidak Jelas.Logikanya Anda Beri Saya Uang Saya Pilih Anda Karena Anda Sudah Turut Menyelamatkan Jiwa Saya Dan Saya Jamin Anda Jadi Pemenang Karena Menurut Survey 35% Masyarakat Indonesia S aya.Mereka Bukan Korban Peradaban Seperti Kata Bung Andhika Tapi Korban Sistem.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s