PILWAKO ULANG MANADO, Money Politic’s Jadi Strategi Pilihan

Posted: 10 September 2010 in Uncategorized

PARA CALON WALIKOTA MANADOPemungutan suara ulang untuk pemilihan walikota manado semakin dekat, keputusan Mahkamah Konstitusi tersebut seakan-akan menganggetkan para 9 Calon peserta PILWAKO. Kesembilan calon ini mau tidak mau harus siap untuk mengikuti tahapan pemilihan ulang walaupun tanpa ada kampanye atau tahapan lainnnya. Menurut saya jika dianalisa melalui ilmu yang saya tekuni yaitu marketing politik, Pemilihan suara ulang ini, akan lebih memperlihatkan keseriusan dari para calon, kesempatan ini akan membuktikan bahwa calon yang mana yang benar-benar serius dan ingin mengikuti PILWAKO sampai selesai, dan rasanya hanya sebagian kecil yang mendapatkan suara signifikan akan siap benar-benar bertarung dalam kesempatan ini, dan menurut dugaan saya dan pengamatan saya bahwa para calon-calon yang merasa masih berpeluang akan mengadakan konsep pemenangan atau konsep-konsep marketing politik seperti daintaranya :
  1. Pendekatan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan lain-lain, strategi ini hanya bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu  cara pertama, Brand personality kandidat yang sudah sangat baik atau kandidat seorang tokoh, akan melakukan pendekatan kesesama tokoh yang lainnya, saya kira sesama tokoh akan lebih nayaman dan saling bertukar pikiran dalam metode pemenangan, si kandidat menjadi pemohon, dan si Tokoh menjadi penyambung lidah rakyat. cara kedua, mempunyai tokoh-tokoh kunci dalam membuat pendekatan tokoh, yaitu disaat pendekatan ke tokoh, si kandidat harus mempunyai tokoh yang sifatnya mendekatkan dengan tokoh yang lain agar tercipta hubungan emosional yang baik dan saling tukar pikiran. Persaingan PILWAKO Manado, benar-benar akan membuang energi yang begitu banyak dan malah pelanggaran pemilu menurut saya akan lebih gencar dilakukan karena tidak ada media yang diizinkan untuk mengadakan kegiatan promotion tambahan ke masyarakat, para kandidat akan berupaya strategi-strategi dari TIM konsultan akan sampai ke tokoh-tokoh yang akan dimaksud, saya meramalkan para kandidat akan banyak melakukan aktifitas pertemuan dengan tokoh-tokoh, proses ini akan menjadi hubungan saluran informasi yaitu dari kandidat ke tokoh ke Masyarakat begitu pula sebaliknya, dan namun metode ini membuat kemauan masyarakat secara nyata akan seringkali bias dan tak tersampaikan karena melewati sistem tokoh ini.
  2. Strategi memanfaatkan sentimen Agama dan budaya, Analisa saya juga bahwa pemungutan suara ulang ini mengakibatkan mudahnya tercipta sentimen AGAMA dan BUDAYA atau dengan kata lain, isu-isu ini akan keras dimainkan dari para konsultan politik, baik selebaran, SMS dan berita-berita black campaign
  3. Pendekatan terakhir atau yang paling pamungkas adalah Money politik, Strategi ini akan dilakukan pada saat serangan fajar oleh para calon yang benar-benar siap dari segi financenya dan jaringannya, menurut saya metode money politik lebih ditekankan pada metode penditribusian yang lancar dan baik, karena dengan memberlakukan pendekatan ini, maka seringkali tingkat eror lebih banyak ditemui dilapangan alias tidak tersalur, menurut saya, kandidat yang berkeingan menang pada PILWAKO ulang ini pasti akan tetap memakai sistem ini, ditambah Perilaku Pemilih dari Masyarakat Indonesia yang lebih cenderung pragmatis. Serangan fajar masih tetap akan dilakukan, dan ini berpeluang akan lebih besar dari sebelumnya, pemberian seperti bahan-bahan pokok, sepertinya akan dikurangi karena bisa mudah dilacak oleh pengawas pemilu.
Konsultan Politik yang baik akan mengarahkan cara–cara seperti tulisan saya diatas, menurut saya cara pendekatan lewat penyelenggara PEMILU sudah tidak akan maksimal karena Penyelenggara PEMILU akan lebih berhati-hati agar jangan sampai ada kesalahan lagi dalam PILWAKO ulang.
Komentar
  1. Serena Serenta mengatakan:

    Bagitu dang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s